Senin, 21 Mei 2018

ALUNAN CINTA PAPA


Angin berhembus menyampaikan pesan
Butir hujan membuat hati biru berselimut rindu
Hadir seraut wajah dalam ingatan
Tersenyum dibalik awan putih di langit ke tujuh

Masih terasa belaian hangat saat tangan lemahmu di pundakku
Banyak cerita yang kau ungkap di sisa hembusan nafas
Banyak amanah yang ingin kau sampaikan sebagai ilmu
Banyak Doa yang selalu kau ucapkan walau bibirmu lelah dan kelu

Darinya ku belajar memahami arti hidup
Sepenuhnya menghamba hanya pada Nya
Perjalanan dunia tak seberapa
Siapkan diri menuju perjalanan akhirat nan panjang

Berbagi kasih untuk sesama
Menjalin silaturahmi pembuka pintu rizki
Menebar kebaikan dalam setiap langkah
Niatkan semata hanya kepada Nya

Cinta kasihnya takkan lekang oleh waktu
Mengalir dalam setiap pembuluh darah di seluruh dinding ruang
Tiada namun tetap ada dalam ingatan
Menjadi pelita dalam gelap, menjadi panduan kala tersesat

Hingga akhir nafasmu masih kau sibak pembelajaran hidup untukku
Betapa dahsyatnya bagaimana sakaratul maut menjemput
Peluh di dahi membasahi alas tidur hingga hembusan nafas terakhirmu menyebut asma Alloh
Hanya amal ibadah yang memudahkan jalan kembali pada Nya…

Papa tersenyum damai dalam pelukanNya
Meninggalkan cinta dan rindu yang teramat dalam

#30DWCJilid13 #Day6 #Squad8 #Puisiku #CatatanHarianSeorangIbu

Minggu, 20 Mei 2018

MALAIKAT TAK BERSAYAP

Dalam keheningan malam ada namamu yang selalu kuuntai dalam do’a
Tak ada kata indah yang dapat kurangkai
sebagai ucapan terimakasih atas semua cinta kasih, pelajaran hidup, ketegaran dan keikhlasan
serta do'a yang senantiasa mengalir dalam setiap hembusan nafasmu

Ibu..
Do'a mu menembus langit, cinta kasih mu mengalir dalam darah
menghangatkan seluruh organ tubuh, menjadi pelita dalam gelap
menjadi setetes kesejukan dalam dahaga

Pelajaran hidup yang sering kau bagi membuat ku menjadi seorang wanita tegar
dalam memghadapi ujian hidup
Keihklasan yang meruntuhkan sebuah takdir
keluasan hati menerima semua ketetapan yang sudah digariskan

Ibu..
Sakitmu tak pernah mengurangi jumlah do'a yang dipanjatkan dari bibir lemahmu
dalam keputusasaan ada keikhlasan yang kurasakan
Masih terasa hangat hembusan nafas saat kutemani tidurmu
Wangi tubuhmu,  suara mu membacakan ayat suci

Disini ku menyimpan rindu yang teramat dalam
Lukisan indah dalam kenangan yang tak terlupakan

Andai waktu dapat terulang...
Akan kubuat bahagia selama hidupmu
akan kubuat bibir mungilmu selalu tersenyum
tak akan kubiarkan ada air mata setetespun keluar dari mata indahmu.
tak akan kubiarkan kesedihan menemani hari-harimu
tak akan ada kesepian yang dirasakan di sisa akhir hidupmu..

Andai dapat kuputar waktu...
Akan selalu kutemani tidurmu
Akan selalu kuucapkan kata indah setiap hari untukmu
betapa sangat berarti nya dirimu dalam hidupku

Kini, hanya untaian do'a yang dapat kusampaikan...
Ibu, damailah dalam pelukanNya
Kaulah malaikat tak bersayap
Sang Bidadari syurga...

 #30DWC #30DWCJilid13 #Day5 #Puisiku #CatatanHarianSeorangIbu

SEPENGGAL KISAH KASIH DI HARI MINGGU



Terbangun karena suara adzan berkumandang mengundang untuk melaksanakan kewajiban. 
Namun langkahku terhenti menuju kursi, terduduk dan kuraih huruf demi huruf untuk kususun menjadi kalimat, entah apa yang ada di kepala biarkan saja anganku mau dibawa kemana...
Hari ini air mata kembali hadir melihat sosok orangtua pengganti dalam keadaan sakit, do'a kami tak henti mengalir untuk kesembuhan ibu... 
Seorang Ibu yang kuat dan penuh semangat, selalu menjadi inspirasi kami.
Teringat sosok orangtua kami yang telah tiada, perjuangan menghadapi sakitnya, penuh pengorbanan dan do'a...
Karena sesungguhnya KuasaNya tak dapat kita lawan, hanya perlu memiliki ikhlas dan tawakal untuk menerima semua ketetapan Nya...
Terhenyak aku, karena tampak kamu duduk manis di kursi tamu
Ungkapan kasih dan pelukan hangat kalian yang mungkin esok tak akan pernah hadir menemani hari-hariku lagi. 
Beruang besar ini ungkapan cinta kalian yang besar, tergantikan walau tak akan terlupakan. 
Melangkahlah menggapai semua asa dan cita...
Hiduplah dengan penuh cinta dan kasih... 
Bahagia tidak diukur oleh materi, berbagi kasih dengan tulus menghantarkan jiwa, memiliki hati seluas samudera.
Bahagiamu juga bahagiaku...

Sabtu, 19 Mei 2018

USAHA TIDAK AKAN MENGKHIANATI HASIL


Setiap langkah pasti punya tujuan
Penuh semangat dan keyakinan akan harapan yang ingin kamu raih
pastikan usaha yang kamu lakukan maksimal, hilangkan keraguan.
Fokus pada satu target agar langkahmu tidak bercabang

Semakin banyak keinginan, maka langkahmu semakin bimbang
Yakinkan diri, pastikan tujuan
Jangan pernah mengalah pada keadaan
Jadikan kesulitan sebagai tantangan

Terkadang hujan dan badai menerjang
keluh dan peluh memberatkan langkah
Terdiam dan hampir mengalah pada keadaan
keraguan datang hingga tujuan menjadi samar

Yakin akan kebesaran dan kasih sayang Tuhan
Semua yang terjadi atas kehendak Nya, namun kita diberikan akal fikiran
Bangkit saat  kamu terjatuh, jangan terpuruk larut dalam kesedihan
lanjutkan langkahmu penuh keyakinan

Cobaan hidup akan mengantarkan kita menjadi manusia yang senantiasa bersyukur
Ikhlas akan semua ketetapan Nya, bertahan dan berjuang untuk bangkit dari keterpurukan
fokuskan kembali pada apa yang ingin diraih
berusaha mengalahkan ujian  apapun yang menghadang

Semakin besar ujian yang dihadapi, harus semakin membakar semangat mu
terus melangkah, dengan satu keyakinan
Tuhan selalu bersama kita dalam setiap langkah
Apapun hasil yang kamu raih sudah menjadi ketetapan Nya

Tuhan tidak pernah tidur
Hasil yang kamu raih sebanding dengan usaha yang dilakukan
Dan usaha tidak akan mengkhianati hasil
Manusia wajib berusaha, hasilnya biarkan tangan Tuhan yang bekerja...


#30DWC #30DWCJilid13 #Squad8 #Day3 #CatatanHarianSeorangIbu #Puisiku




Kamis, 17 Mei 2018

ANTARA AKU, KAMI/KITA DAN MEREKA

Waktu berlalu meninggalkan banyak cerita antara aku, kami/kita dan mereka.
Setiap awal ramadhan yang teringat hanyalah bayangan wajah orangtua yang telah tiada, namun sampai kapanpun akan selalu ada dalam ingatan.. untaian do'a mengalun dalam tiap sujudku..
Masih teringat bagaimana aku harus mengatur waktu untuk aktifitas pekerjaanku, keluarga dan mereka. Kadang lelah memberatkan langkahku, namun lelah telah menjadi sahabat baik kita, aku dan suami yang selalu meberikan motivasi dan membangkitkan kembali langkahku.
Kita yang membina satu team yang solid dalam menghadapi kesulitan sebesar apapun, dengan keyakinan bahwa semua atas kehendak Nya dan mengembalikan semua hanya pada Nya..
kebesaran cintanya, rasa tanggungjawabnya, kesabarannya membuat langkahku semakin kuat.

Diawali dengan ujian cinta yang dipisahkan oleh selat sunda, Sumpah jabatan kami yang menyatakan siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia bagian barat membuat kita menjalani tugas pertama ikatan dinas sebagai guru di masing-masing daerah yang terpisah jauh, namun ketetapan Tuhan menentukan kita bersama membangun keluarga hingga saat ini. 
Saat itu profesi guru hanya dipandang sebelah mata, hidup kami penuh dengan kesederhanaan. Tinggal di rumah kontrakan kecil dipinggir jalan raya yang terkadang membuat anak pertama kita terbangun karena kebisingan kendaraan yang lewat. Kesederhanaan ini yang telah melatih kita menjadi satu team yang kuat dan mendidik kita menjadi lebih kuat dalam menghadapi ujian apapun.

Anak pertama kami tumbuh menjadi seorang anak laki-laki yang sehat kini menjelang dewasa, cerdas, kuat dan mandiri, menjadi anak kebanggan keluarga.
Ujian berikutnya harus dhadapi saat anak kedua divonis gangguan pendengaran karena virus rubella dan CMV, entah dari mana datangnya virus itu hingga dapat berkembangbiak dalam tubuh gadis kecil kita. Rasa sedih luar biasa menyelimuti hari-hari selanjutnya, namun cinta kasih mereka untuknya menjadikan kekuatan yang luar biasa.  Doa-doa mereka selalu mengalir untuk putri kecil kita, dukungan moril bahkan materil diberikan demi kesembuhannya. Takdir berkata lain, putri kecil kita dinyatakan tuna rungu total karena virus itu sudah merusak syaraf koklea kedua telinga nya.. hingga syaraf pusat telinga tidak dapat menyampaikan impuls ke otak.

Dari putri kecilku, kami belajar sabar dan ikhlas dalam menerima semua ketetapan Nya, kesabaran mengalahkan egoku yang tak pernah berhenti menyalahkan diri sendiri, karena ternyata virus itu pun positif bersarang dalam tubuhku..

Kita tidak dapat melawan takdir, bagaimanapun semua harus dihadapi..

Bagaimana perjuangan aku, kita (aku dan suami), kami (aku dan keluarga) dan mereka (kedua orangtua dan mertuaku) dalam menghadapi setiap ujian hidup?? nantikan di tulisanku berikutnya...

#30DWC #30DWCJilid13 #Squad8 #Day1





CERITA TENTANG GADISKU

Ceritanya gadisku belajar liburan sendiri di Bandung...
Saat di satu acara silaturahmi keluarga, gadisku minta liburan di bandung, karena dengan sepupunya dan menginap di rumah adikku, setelah acara keluarga di karawang kulepas gadisku naik mobil pamannya menuju bandung, dengan harapan dia bisa belajar mandiri walaupun sebetulnya hati kecilku sedikit khawatir (karena sebelumnya terlihat kurang sehat),  tapi fikirku hanya sehari saja.
Saat itu aku dan suami harus kembali ke Sukabumi untuk menghadiri rapat dinas di sekolah esok pagi dan setelah rapat kami harus meluncur lagi ke bandung karena sabtu sudah kami rencanakan dengan adik ipar dan keluarga untuk nyekar ke makam mamah/abah (mertuaku) di garut.

Jumat pagi saat masih rapat di sekolah, aku dapat kabar dari keponakan, "Wa, teh dinda muntah2 gak mau makan, di rumah cuma berdua karena ayah dan bunda kerja"..
Ya Alloh... Buyaaaar semua konsentrasiku, rasa khawatir kembali muncul, terbayang wajahnya yang pucat pasi...

Fikiranku sudah berada di bandung, entah apa yang disampaikan di rapat, aku kurang menyimak, yang kufikirkan hanya bagaimana agar gadisku sehat lagi dan mau makan.. 
Sebagai pertolongan pertama, kuminta keponakanku kasih obat yang ada di rumahnya untuk gadisku. Segera aku kabari anak pertama kami yang sedang berada di kampus, memohon dia bisa datang ke rumah pamannya dan membawa ayam fried chicken kesukaan adiknya, agar gadis kecilku mau makan.
Sempat aku telpon anak bujangku, meyakinkan dia segera menemui adiknya yang sakit, meminta dia bujuk adiknya agar mau makan. Alhamdulillah dia kakak yang sangat menyayangi adik, aku sedikit lega setelah dia meyakinkan akan segera menuju rumah pamannya dan mengurus keperluan adiknya.

Beberapa jam kemudian akhirnya rapat selesai dan akupun segera pulang ke rumah untuk prepare menuju Bandung..

Alhamdulillah saat dalam perjalanan menuju bandung, sempat video call dan melihat sendiri  gadis kecilku mau makan disuapi kakaknya.. Sambil nangis manja gadisku bertanya, "Ibu sama ayah sudah sampai mana?"
Perjalanan Sukabumi-Bandung jadi begitu lama, ingin rasanya terbang segera berada di sampingnya.
Gadisku,.. Kupeluk tubuhmu, menghapus airmata dan keringat dingin di keningmu hingga senyum ceriamu hadir kembali
Ada rasa damai jika dia adadalam pelukanku.

Gadis kecilku yang kini telah tumbuh remaja, dia sangat istimewa...

Sabtu itu seharusnya tujuan kita ke makam mamah abah di garut namun kita sampai nya ke klinik dokter 24 jam karena dalam perjalanan ke garut, gadisku ngeluh pusing dan muntah. Akhirnya kita putar balik ke rumah adik ipar untuk istirahat, dan menunda rencana nyekar. 
Gadisku perlu istirahat dan obat untuk memulihkan kesehatannya, biarlah kami kirim do'a dari rumah untuk almarhum abah dan almarhumah mamah dari atas sajadah dan mengirimkan untaian do'a dalam setiap sujud. 

Gadisku.. doakan Ibu dan Ayah sehat, agar selalu dpt mendampingi mu sampai saatnya kamu bisa mandiri.. Doakan Aa sehat dan menjadi orang sukses agar bisa selalu menjaga mu saat Ibu dan ayah tidak dapat menemani mu lagi...


#30DWC #30DWCJilid13 #Squad8 #Day2 #CatatanHarianSeorangIbu

Rabu, 02 Mei 2018

Hari Pendidikan Nasional

Cibadak, 02 Mei 2018

    Setiap Tanggal 2 Mei Bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional atau lebih dikenal dengan singkatan HARDIKNAS bertepatan dengan kelahiran sosok pejuang bangsa yaitu Bapak Ki Hadjar Dewantara yang tidak kenal lelah memperjuangkan nasib rakyat pribumi agar bisa memperoleh pendidikan yang layak.
Pada saat itu ketika masa penjajahan pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia, terdapat kenyataan bahwa hanya mereka keturunan Belanda dan orang-orang kaya saja yang bisa memperoleh pendidikan, sedangkan rakyat pribumi sengaja dibiarkan buta huruf dan tidak bisa mengenal pendidikan.
Sebagai penghormatan atas jasa-jasa beliau memperjuangkan pendidikan bagi orang-orang pribumi yang saat itu sangat sedikit peluang untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dan ke sekolah yang lebih baik, maka hari lahir Ki Hajar Dewantara diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Salah satu Filosofi dan hasil karya Beliau seperti kutipan kalimat “Tut Wuri Hadayani” yang memiliki arti “di Belakang Memberikan Dorongan” makna dari kalimat ini dijadikan motto dan slogan pendidikan serta menjadi landasan dalam rangka memajukan pendidikan di tanah air.
Beliau wafat pada usia 70 tahun pada Tanggal 26 April 1959, berkat usaha kerja keras dan jasanya dalam rangka merintis pendidikan di tanah air, Beliau dinobatkan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia atas dasar Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959 pada Tanggal 28 November 1959, dan hari kelahiran Beliau ditetapkan dijadikan sebagai Hari Pendidikan Nasional Indonesia.

Bagaimana nasib bangsa ini jika pendidikan putra-putri bangsa nya masih terbelakang?

sudah pasti kita akan tetap dijajah oleh bangsa lain, hidup miskin dan tertindas.


Pendidikan menjadi pelita dalam gelap, membangkitkan semangat menjadi generasi bangsa yang lebih baik dan membangun negara menjadi negara maju dan sejahtera. 
Guru memiliki peran penting dalam pendidikan, tanpa guru pendidikan menjadi hal yang tidak berarti. Hargai tetes keringatnya, sejahterakan hidupnya maka akan sejahtera pula bangsanya...
Selamat Hari Pendidikan Nasional untuk seluruh pendidik di seluruh Indonesia..
Tetaplah mengabdi dengan ikhlas dan sepenuh hati demi generasi emas yang cerdas, Menguatkan pendidikan dan mengembangkan kebudayaan bangsa dengan bekerja secara profesional  hanya mengharap ridho Illahi Robbi.. 
Tetaplah berkarya untuk menjadi guru mulia.. 


Cinta dan kasih sayang kepada Tuhan

  Amor Dei (atau sering disebut Amor Deus dalam konteks cinta kepada Tuhan) adalah istilah bahasa Latin yang berarti "cinta kasih kep...